Tampilkan postingan dengan label technopreneur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label technopreneur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Mei 2012

The new Audi e-bike Wörthersee : Mengendalikan Sepeda dengan Smartphone anda



Secara singkat, saya melihat produk ini ditujukan bagi mereka yang gemar berolahraga dan melakukan berbagai macam trik bersepada. Kenapa? karena the New Audi e-bike Worthersee ini mempunyai komputer on board yang dapat terhubung ke smartphone anda sehingga memungkinkan peningkatan kinerja anda dalam mengayuh sepeda.


Untuk lebih jelasnya, bisa lihat video di bawah ini :




Audi sendiri berupaya menjadikan Audi e-bike Worthersee ini sebagai sebuah sepeda yang secara aktif meningkatkan kemampuan pengguna melalui proses gamifikasi atau perubahan bahan bakar padat menjadi tekno kimia. Ehm, sounds interesting!

Senin, 21 Mei 2012

Textspresso : Mencetak Pesan di Atas Busa Kopi

Photo by Springwise
Hari ini saya dapat info menarik dari seorang teman yang pagi ini main ke apartment saya. Dia ngasih tahu, katanya ada produk menarik yang sayang banget kalo ngga dibikim reviewnya. Lantas saya tanya, produk apaan ini? Well, nama produknya adalah Textspresso.


Mungkin begitu dengar nama Textspresso kalian bakal berangan-angan, apa ini semacam sajian kopi terbaru dari Starbuck? No.. No.. Tapi produk ini emang ngga jauh-jauh dari kopi kok.


Textspresso adalah sebuah alat yang mampu menerima pesan sms dan sekaligus mencetak pesan tadi di busa kopi yang lagi dibuat, keren kan?


Zipwhip - produsen Textspresso - menjelaskan bahwa komponen produk ini terdiri dari mesin jura impressa Xs90 yang merupakan komponen utama mesin espresso, mesin printer canon serta menyambungkannya dengan aplikasi android.


Mungkin yang paling menarik adalah tinta dari mesin ini yang dapat sekalian disruput dengan kopinya. sounds cool, huh?


Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada video di bawah ini :






Gimana menurut kalian? Apalagi yang doyang banget minum kopi nih.. tidakkah hal ini sangatlah innovatif?

Jumat, 18 Mei 2012

Jepang Luncurkan Robot Vacum Cleaner yang Punya Kepribadian Sendiri

Photo by Springwise
Semua pasti tahu Sharp kan? perusahaan produsen elektronik dari Jepang ini baru saja meluncurkan produk terbaru mereka berupa Robot Vacum Cleaner yang dapat berinteraksi dengan manusia, bahkan memiliki kepribadian sendiri.

Namanya adalah COCOROBO. Diperkirakan robot ini adalah robot pertama dari jenisnya yang memiliki kepribadian dan bisa diperintah melalui interaksi manusia. Keren kan?

Diperkirakan baru memasuki pasar Jepang di awal bulan juni ini, COCOROBO dilengkapi dengan berbagai fitur seperti timer operation, plasma cluster ion generator yang memungkinkan udara ruangan juga bersih hingga perintah untuk membersihkan keseluruhan ruangan atau hanya pada titik-titik tertentu saja.

COCOROBO yang mampu merespond perintah lisan, hingga saat ini baru bisa merespon tiga bahasa saja yakni Jepang, Inggris dan Mandarin. 

Sharp menjelaskan bahwa latar belakang dari diluncurkannya produk ini adalah karena mereka ingin menjadikan produk mereka tidak hanya sekedar mesin saja tetapi juga bisa berinteraksi layaknya hewan peliharaan.

"Jika anda menggunakan COCOROBO setiap hari dan berinteraksi dengannya, hal ini akan mengaktifkan sistem mood-nya lebih baik lagi. Sehingga ia akan semakin merasa bersahabat dengan anda" Papar salah seorang staff ahli Sharp.

Untuk versi hi-end nya, COCOROBO dilengkapi dengan fitur kamera 1,3 Megapixel dan koneksi wireless internet sehingga memungkinkan pemiliknya untuk memantau keadaan rumah ketika mereka sedang berada di luar. Wow, punya fungsi ganda juga yah ternyata :)

COCOROBO sendiri akan tersedia dalam dua versi, yakni RX-V100 yang memiliki fitur lengkap dan akan dijual seharga JPY 130.000 dan juga RX-V80 versi dasar tanpa kamera yang akan dijual dengan harga JPY 90.000. Untuk lebih jelasnya tentang produk ini, bisa liat video di bawah ini :


Pihak Sharp sendiri mengatakan masih ingin terus mengembangkan produk ini lebih baik lagi, sehingga bisa jadi produk yang lebih humanis lagi.

Senin, 14 Mei 2012

Eduardo Saverin jadi Warga Negara Singapura

Sedikti shock juga sih kenapa co-founder Facebook ini malah jadi warga negara Singapura. Sekitar setahun lalu mungkin, dari beberapa info rekan blogger, saya sudah tahu kalo dia akhir-akhir itu sering mengunjungi Asia Tenggara. Bahkan sekitar setahun lalu dia sempet ke Jakarta dan memperkenalkan Qwiki.com Proyek terbarunya yang berisi semacam ensiklopedia interaktif.

Well, ternyata saat ini dia malah jadi Warga Negara Singapura dengan alasan menyelamatkan uangnya hasil IPO facebook kemarin dari pajak investasi Amerika. Cukup jenius juga! Hahahaha..

Selamat jadi Singaporean deh Eduardo! Ditunggu karya-karya yang lainnya 

Sabtu, 12 Mei 2012

WotWentWrong - Dating Site yang Bantu Usernya untuk Belajar dari Masa Lalu

Seperti halnya bunyi pepatah kuno, "mereka yang tidak pernah belajar dari masa lalu akan mengalami kegagalan yang sama". Well, mungkin pepetah tadilah yang menginspirasi lahirnya WotWentWrong.

WotWentWrong sendiri adalah semacam dating site atau website kencan buta yang memungkinkan para usernya untuk belajar dari pola-pola yang telah mereka temui dari mantan-mantannya terdahulu. Keren juga sih! hahahaha.. apalagi buat mereka yang selalu gagal dalam bercinta.

WotWentWrong sendiri lahir berkat tangan dingin sebuah firma consulting di Melbourne bernama Fruition Consulting Group. Untung lebih jelasnya tentang WotWentWrong, bisa cek video di bawah ini :




Gimana guys? Coba aja! Siapa tahu bisa bantu kalian yang jomblo" ini buat nemuin pasangan hidup :)

Rabu, 25 April 2012

Hayuk Hayuk! Join ke Technopreneurship Startup Weekend!

Poster !
Ada yang pernah punya ide bisnis menarik? ada yang masih ngga tau bagaimana mewujudkannya? ada yang masih ngga tau bagaimana harus mendapatkan dana modalnya? atau bahkan masih ada yang ngga tahu bagaimana menemukan partner yang tepat buat bikin bisnis?


Well, Fakultas Informasi dan Teknologi Universitas Ciputra punya event menarik nih, yang mana bakal menantang kalian untuk mewujudkan ide bisnis itu menjadi nyata. Seriously, jadi kenyataan dan bisa dijalankan! Penasaran dengan eventnya?


Nama eventnya adalah Startup Technopreneurship Weekend. Konsep acara ini sendiri adalah menyaring ide-ide menarik dari keseluruhan peserta, lalu dilombakan untuk mewujudkan ide tadi menjadi bisnis nyata. Menarikkan? untuk lebih jelasnya bisa lihat video dibawah ini :




Untuk Technopreneurship Startup Weekend di kampus saya sendiri akan diadakan pada 4 - 5 Mei 2012 di Teather Room, Universitas Ciputra. Syarat Pendaftaran : Tim ini harus terdiri dari 5 orang pelajar SMA/SMK kelas XI dan XII. Selain itu, pendaftar juga diwajibkan untuk membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000,-


Keuntungannya, selain ide bisnis kalian akan menjadi nyata dengan bantuan para mentor dan investor di acara ini nanti, kalian juga bakal dapat prize money serta beasiswa untuk kuliah di jurusan Information and Muliti Media Technology (IMT) ataupun Business Information System (BIS). Menarikkan?


Buruan daftar!


For more information, please call :
- Hannan  085649670050
- Clarien   089697971011


Sssstttt... Mreka berdua cantik-cantik loh.. Call aja gapapa :)


Kalo masih pengen tahu bagaimana gambaran acaranya, mending kita liat dokumentasi dari acara Startup Weekend di Singapore ini :



is it cool, right? so wait you waiting for... Lets join Technopreneurship Startup Weekend :)

Akankah Google Drive Mengancam Drop Box-nya Microsoft?

Tadi pagi temen saya Adhika bilang kalo dia sudah bisa mengakses Google Drive. Saya sendiri sedikit surprise, karena beberapa waktu yang lalu saya mendengar ini masih sekedar wacana saja. But well, sepertinya para professor di Google Labs bekerja dengan sangat cepat sehingga sebuah wacana bisa menjadi nyata dalam waktu singkat.


Konsep Google Drive sendiri sama seperti halnya Drop Box milik Microsoft, platform ini memungkinkan user mengakses file mereka, bahkan yang besar sekalipun, dimanapun mereka berada.


Tapi selain mengakses, Google Drive sendiri memungkinkan buat para usernya untuk berbagi dan mengedit file yang diinginkan secara real time. 


Walaupun saya belom memakainya, tapi menurut saya hal ini sangatlah menakjubkan karena akan menambah "pengalaman" baru saya sebagai user Google. "Pengalaman" di sini maksud saya adalah karena Google Drive terintegrasi dengan berbagai macam platform yang dimiliki seperti contohnya Google+. Brilliant huh?


Untuk lebih jelasnya tentang Google Drive, lets check this video :






Well, jika beberapa waktu yang lalu Google+ pernah digossipkan bakal mengancam eksistensi Facebook, bagai mana dengan Google Drive? akankah ini mengancam eksistensi Drop Box?

Sabtu, 21 April 2012

Brunch Project sudah saya jual



Halo guys, i'd like to inform to you kalo blog lama saya brunchproject.com sudah saya jual. Jadi blog ini bukan milik saya lagi. Segala hal yang berkaitan dengan kontennya bukanlah tanggung jawab saya lagi.


Well, jika kalian bertanya napa musti dijual? benernya, niat saya dulu bikin Brunch Project adalah untuk belajar saja, utamanya bagaimana kita membuat memenej sebuah blog tentang dunia entrepreneurship which is my passion. Karena saya merasa telah mendapat banyak hal dari sini dan ada salah seorang teman yang berniat membelinya, yah saya kasih aja dah.


Kalau anda bertanya berapa nilainya? Ngga banyak kok, nilainya ngga lebih dari nilai beli hostingnya aja. Yang saya harapkan sih, semoga dia bisa mengembangkan Brunch Project lebih baik aja, karena belakangan ini saya sudah disibukkan hal lain yang mengakibatkan beralihnya pandangan saya dari menej blog ini.


Btw, saya punya beberapa project baru tahun ini yang yah... bisa dibilang bakal excited banget! Lebih excited malah dari Brunch Project. Wonder what is it? ntar juga bakal saya share kok next time :)


Jadi stay connect with my blog yah :)

Rabu, 11 April 2012

Thanks for Becoming TEDxTuguPahlawan organizers! Lets Make it Awesome!


Thanks Allah, siang ini rekan-rekan yang akan membuat acara TEDxTuguPahlawan menjadi luar biasa telah berkumpul. Kita mulai berbagi peran dan menyusun apa aja yang bakal kita lakukan pada tiap meeting mingguannya.

Secara garis besar, tim ini terdiri dari berbagai background. Ada entrepreneur, CEO, creative consultant, brand designer, interior designer, event organizer, web developer, hingga backpacker. Tapi sayangnya tim ini sebagian besar didominasi oleh mahasiswa dan alumni Universitas Ciputra, hanya ada satu mahasiswa PENS dan Ubaya yang masuk pada meeting pertama ini. So, karena acara ini ingin kami dedikasikan untuk keseluruhan Surabaya, maka kita masih akan mengajak warga Surabaya lain yang notabene ngga ada sangkut pautnya dengan Universitas Ciputra untuk join. Karena kenapa? karena kita pengen banget TEDx Conference kita ini bisa memposisikan diri sebagai TEDx Conference-nya orang Surabaya. Jadi orang pada akhirnya ngga mempersepsikan TEDx Conference ini sebagai TEDx-nya Universitas Ciputra. Sayang banget kan kalo terlalu segmented dan eksklusif. Padahal kita punya visi "to push Surabaya people move forward".

Well, wish us luck yah guys! Lets make this conference so AWESOME!

Bagi yang belom tahu tentang konsep TEDx Conference. Bisa lihat video presentasi TED conference tahun 2011 ini :


Seru kan? Lets make it come true! Join this conference!

Senin, 02 April 2012

Berpikir Beda

Pagi tadi teman saya main ke apartemen sekedar untuk ngobrol sambil ngopi. Ditengah perbicangan kami, dia liat kalo saya punya buku biografinya Steve Jobs. And karena kita berdua adalah penggemar berat Steve Jobs, obrolan kami pun pagi tadi ngga lepas dari sosok ber-turtle neck itu.




Satu hal yang paling kami suka dari cara pikir Steve Jobs adalah bagaimana dia mau berpikir berbeda dengan orang pada umumnya atau kalo Steve Jobs biasa nyebut challenging the status quo. That's why kami ngga ragu kalo nyebut dia adalah orang yang luar biasa karena berani melakukan hal-hal hebat di luar kebiasaan orang pada umumnya.




Berbicara soal sosok founder Apple ini, akhirnya saya coba buka blog lama saya yang dalam proses rebranding ulang which is Brunch Project dan coba nunjukin sebuah video ke dia yang menurut saya pas banget untuk gambarin sosok Steve Jobs. This is the video :







Tiap kali saya liat iklan ini bener-bener merinding saya, lebih tepatnya inspiring ding! Coba liat, betapa semua tokoh yang ditampilkan dalam iklan apple di atas itu bener-bener mau berpikir berbeda, mulai dari albert Eistein yang dijuluki sebagai orang gila karena beranggapan bahwa alam semesta ini memiliki ruang hingga Muhammad Ali yang terkenal sebagai pembuat masalah. Kalian semua boleh setuju, tidak setuju, mendukung atau bahkan membenci mereka. Tapi satu hal yang pasti, kalian ngga bisa menolak eksistensi mereka karena mereka mampu menghadirkan perubahan. Mereka mampu menekan kehidupan manusia untuk lebih maju lagi. Dan menurut saya pribadi, Steve Jobs sangatlah pantas untuk jadi salah satu dari sosok-sosok yang ada dalam video di atas. Well, tapi yang bikin video kan Steve Jobs sendiri yak? hahaha.. mungkin takut dibilang narsis dia.




That's all guys, mungkin kalo ada yang ingin tau isi dari narasi iklan think different di atas, here i share to you :

Here’s to the crazy ones. The misfits. The rebels. The troublemakers. The round pegs in the square holes. The ones who see things differently. They’re not fond of rules. And they have no respect for the status quo. You can quote them, disagree with them, glorify or vilify them. About the only thing you can’t do is ignore them. Because they change things. They push the human race forward. And while some may see them as the crazy ones, we see genius. Because the people who are crazy enough to think they can change the world, are the ones who do.

Rabu, 14 Maret 2012

Pentingnya Memulai Sedini Mungkin

Waktu kecil, sekitar kelas satu SD, saya sudah memiliki cita-cita kelak ketika saya tumbuh dewasa, saya akan menjadi seorang pengusaha.. yah, pengusaha atau yang biasa orang sebut businessman. Saya masih ingat, ketika kelas satu SD itu, saya sudah gemar berjualan. Saya pernah berjualan ikan cupang dengan sistem bagi hasil dengan teman-teman. Ceritanya, sebenarnya ikan cupang yang saya jual ini bukanlah ikan cupang saya sendiri, melainkan punya temen-teman yang sudah bosen sama ikan cupangnya. Daripada ditelantarkan, mending dijual saja dan sayalah yang menjualkan. Lalu apa untungnya buat saya? yah tentu sedikit margin dong buat jajan, hahaha Sayangnya usaha ini musti saya tutup, bukan karena bangkrut, tapi karena malu. Karena waktu itu saya ketahuan oleh teman SD saya kalo saya jualan ikan, hahahaha saya itu anak kecil jualan dianggap memalukan men! beda sama sekarang yang menganggap anak kecil berjualan sebagai kreatifitas.

Potential  Entrepreneur
Kelas tiga SD pun saya pernah membuka perpustakaan mini di depan rumah yang omzetnya cukup banyak buat anak kecil kala itu. Namun akhrinya musti bangkrut juga karena belom ngerti soal manajemen dan proses bagi hasil, hahaha

Tapi sejak duduk di bangku SMPlah kiranya saya baru tahu apa itu istilah Entrepreneur. Kalo orang Indonesia pada umunya mungkin menganggap entrepreneur adalah pengusaha atau businessman, lantas mengapa ada istilah social entrepreneur?

Ternyata selidik punya selidik, entrepreneur itu ngga hanya seseorang yang gemar berbisnis saja untuk mendapatkan profit, tapi juga seseorang yang - dengan kreativitas dan inovasinya - mampu memberikan solusi atas sebuah permasalahan.

Namun menurut beberapa pakar seperti Robbin and Coulter, entrepreneur adalah mereka yang mampu mengali dalamnya peluang dengan menciptakan suatu barang atau jasa yang sekiranya memiliki nilai tambah untuk memecahkan suatu permasalahan. Contoh nih yah, dahulu sebelum adanya facebook, orang sudah puas dengan friendster dan ngga pernah ngerti kalo sebuah jejaring social yang bisa chatting secara real time itu sangat berguna dalam kehidupan mereka. Nah, si Mark Zuckerberg menyadari akan peluang itu makanya dia bikin facebook dengan  value added berupa real time chatting kala itu. Sekarang permasalahan orang berkomunikasi melalui social media yang real time terjawab sudah dengan adanya inovasi facebook.

Bicara soal entrepreneur lagi, di kampus saya universitas ciputra, saya senang belajar di sini karena paling ngga ide yang dimiliki oleh mahasiswa ini selalu dihargai oleh semua elemen yang ada di sini. Ngga hanya dosen saja, teman-teman kita pun kebanyakan juga dukung. Contohya ketika dulu saya bikin sebuah konser amal dengan teman-teman lintas jurusan, yang ikutpun banyak banget hingga akhirnya kita bisa bantu sekolah-sekolah yang kena erupsi merapi di jogja.

Selain itu, selama kuliahpun saya punya usaha dengan teman-teman berupa trading company yang bergerak di bidang distribusi kunyit dan kurma. Pernah juga saya mendirikan UD. Berlian Agrijaya - usaha berupa food branding dan melahirkan produk permen bernama Buena yang bisa masuk ke beberapa retailer di Surabaya dan Gresik. Namun sekitar satu tahun terakhir ini saya lebih mendalami industri media dan kreativitas.

Sebenarnya sudah lama sih industri media dan kreativitas ini menjadi passion saya namun baru setahun belakangan ini saya mengaplikasikannya setelah UD. Berlian Agrijaya bangkrut karena kontrak dengan supplier saya habis dan si supplier ngga mau memperpanjang lagi. Then, terpaksa deh saya kembali ke passion, namun akhirnya passion inilah yang mengantarkan saya untuk lebih leluasa mengembangkan minat saya di dunia entrepreneurship.

Pengalaman saya selama ini membawa saya kepada sebuah pemahaman mengapa kebanyakan entrepreneur adalah seorang pengusaha. Karena sadar atau tidak, untuk melakukan suatu usaha kita perlu biaya juga dan cara mendapatkan uang untuk biaya itulah yang harus diperhatikan oleh seorang entrepreneur. Percuma dong kalo kita melakukan sebuah inovasi sekali aja tapi ngga berkelanjutan. Maka dari itu untuk membuat usaha ini berkelanjutan diperlukanlah uang sebagai "bahan bakar" untuk bikin usaha ini tetap bisa berjalan. Sumber uang ini ada banyak kok, bisa modal sendiri, pinjaman, hasil penjualan produk atau jasa usaha hingga dana dari venture capitalist

Bergerak di bidang apapun nantinya anda, sangat penting bagi kita untuk memulai diri sebagai entrepreneur sedini mungkin.

Saya sangat setuju dengan pernyataan Dustin Moskovitz (co-founder facebook serta founder Asana) yang berbunyi :

"Karena kita mulai sejak usia 20-an, kita punya waktu beberapa dekade ke depan untuk mencari tahu apa kemungkinan yang punya dampak terbesar dari sumber (pengetahuan) yang kita miliki." 
Bagi anda yang memiliki visi untuk menjadi entrepreneur seperti saya, mari kita manfaatkan umur yang kita miliki ini sedini mungkin untuk banyak melakukan kegiatan yang bersifat entrepreneurial. Walau mungkin masih banyak mengalami masa jatuh-bangun, tetapi pengalaman ini akan membawa dampak besar bagi kehidupkan kita sebagai entrepreneur di masa yang akan datang.

Minggu, 22 Januari 2012

Orang Indonesia Pernah Jadi Direktur Teknisnya Facebook?

Mungkin judul diatas akan membuat kita sedikit KAGET, apa betul ada orang Indonesia pernah jadi direktur teknisnya facebook? atau bahkan jadi veteran utama facebook yang ikutan bangun situs jejaring sosial terbesar di dunia ini?

Well guys, latar belakang saya nulis kali ini didasari oleh postingan teman saya *Adhika Dwi Pramudita* di timeline facebook saya tentang seseorang bernama Aditya Agarwal beberapa waktu lalu. Seperti gaya khasnya yang penuh semangat, he said to me like this :

Wow, sudah kuduga. Dia mixing antara Indonesia sama India. Sekolahnya dari kecil di Jakarta, baru kuliah di amrik..

and he's so freaking great at Silicon Valley!!
Freakin Adhika makes me shock that mornin'

Karena penasaran, akhirnya saya cari-cari info mengenai si Aditya Agarwal ini. Menurut info yang saya dapat dari akun resmi facebooknya, Aditya Agarwal menghabiskan masa sekolahnya di Gandhi Memorial International School Jakarta dan lulus pada tahun 2000. Setalah itu melanjutkan masa kuliahnya di Carnegie Mellon University dan mengambil jurusan computer science. Yang cukup membuat saya penasaran lagi, dalam bio facebooknya dicantumkan juga bahwa salah satu bahasa yang dikuasainya saat ini adalah bahasa Indonesia. Makin penasaran apa benar dia ini orang Indonesia yah?

Bio facebook Aditya Agarwal

You have to know it guys, di dalam manajemen facebook nama Aditya Agarwal sendiri bukanlah nama yang bisa dipandang remeh. Dia adalah salah seorang veteran awal yang turut serta membangun facebook hingga akhirnya jabatan terakhirnya adalah Director of Engineering. Namun sejak akhir tahun 2010 lalu, Aditya Agarwal memutuskan untuk keluar dari jajaran manajemen facebook dan memutuskan untuk menjadi investor sekaligus advisor di Asana (sebuah applikasi yang memudahkan orang untuk bekerja bersama-sama dengan cara yang cerdas dan mudah).

Well, apa betul Aditya Agarwal ini warga negara Indonesia atau bukan? mungkin ada baiknya kita hubungi dia via twitter  (http://twitter.com/adityaag) atau facebook (http://www.facebook.com/aditya) kali yah!

Sabtu, 21 Januari 2012

Finally Found Steve Jobs!

I was so happy today. Do you know why? Finally, buku yang saya cari belakangan ini di seantero book store di Surabaya akhirnya ketemu juga. Judul bukunya adalah Steve Jobs dan berhasil saya temukan di Uranus HR Muhammad. Saya yakin kalian pasti sudah bisa nebak apa isi konten buku ini. Buku ini tak lain adalah biografi dari sang pendiri Apple Inc - Steve Jobs. Secara singkat, Buku yang ditulis oleh mantan Editor Times Magazine - Walter Isaacson - ini bersampul putih bersih dengan gambar Steve Jobs dengan gaya khas memagang janggut. Di cover belakang, ada gambar Steve Jobs muda yang sedang merangkul komputer Apple keluaran pertamanya dulu.

Cover Depan Biografi Steve Jobs


Cover Belakang Biografi Steve Jobs

Unfortunately guys, saya ngga bisa bicara banyak tentang isi dari buku ini karena memang belum khatam membacanya. Dari pendahuluan yang saya baca, saya ngerti bahwa rencana penulisan biografi ini telah ada sejak tahun 2004 dan mulai direalisasikan sejak tahun 2009 mengingat di tahun itu Steve Jobs mulai sering sakit.

Mungkin saya ngga bisa nyelesaiin baca buku ini dalam waktu dekat karena saya masih disibukkan oleh skripsi dan proyek EntrepreneurisMe (i'll tell you about it soon). Ntar kalo emang semuanya udah selesai, bakal saya sharingkan juga kok isi dari buku biografi Steve Jobs ini.

P.S. i love the quote that i found inside this book:  









Senin, 16 Januari 2012

Wikipedia mau ditutup? Are you for sure?



Ok guys, i got lil bit SHOCK after my friend tweet me that Wikipedia will be closed. Gimana engga shock, hampir tiap kali kita browsing di internet, nama wikipedia hampir selalu muncuk di halaman pertama. Mau itu di google, yahoo!, ataupun Bing. Apalagi bagi pelajar ataupun mahasiswa kaya saya. Hampir tiap kali dosen kasi tugas tentang definisi suatu masalah, website pertama yang sering kita kunjungi pasti wikipedia. Lalu gimana kalo misal wikipedia akhirnya jadi ditutup? OMG, ini pasti bakal berdampak banyak bagi para netizen. Coba bayangin kalo kalian suruh cari referensi ilmiah, kalian yakin mau buka-buka buku-buku tebel di Perpustakaan? kalo memang anda sekalian ini rakyat teladan, yah alhamdulillah lah... Tapi bagi yang suka cara instant? It gonna be a nightmare... *backsound film setan* mau cari referensi dimana lain kalian?

Btw, orang pertama yang mengumumkan akan menutup wikipedia adalah sang co-founder Jimmy Wales via twitter-nya. 

“This is going to be wow, I hope Wikipedia will melt phone systems in Washington on Wednesday. Tell everyone you know!” that's his tweet on January 17th 2012.

Saya pribadi senada dengan Mr. Wales akan dampak penutupan wikipedia,

Minggu, 03 Juli 2011

Akankah Google+ mengalahkan Facebook?





Sabtu malam kemarin (02/07/11) saya penasaran dengan status facebook salah seorang rekan saya yang isinya “is joining Google+”. Sebelumnya saya telah tahu bahwa Google akan meluncurkan sebuah jejaring sosial baru yang beda dari pendahulunya yakni Google Buzz dari portal majalah Fortune, yang bikin saya penasaran kali ini adalah bagaimana sih Google+ ini? apa saja fasilitas yang kira-kira akan Google+ tampilkan? Dan akankah Google+ mampu mengalahkan pemain lama di industry jejaring sosial yakni Facebook?

Selasa, 15 Februari 2011

Technopreneurship Week Day 4th : It’s Time to Change our Mindset!


Setelah di hari ketiga kemarin banyak membicarakan tentang sinergi antara teknik dengan bisnis, sudah seharusnya kita (para entrepreneur muda) mengubah mindset berpikir kita dalam berbisnis. Sudah selayaknya kita berpikir lebih kreatif dengan membentuk innovative firm yang mampu menjawab tantangan dan peka terhadap pasar. Sudah selayaknya kita

Technopreneurship Week Day 3rd : Sinergi Antara Teknik dan Bisnis

Technopreneurship Week telah memasuki hari ketiga. Dari keseluruhan rangkaian acara yang telah saya ikuti sampai hari ini, mulai dari orasi rektor, sambutan dekan, presentasi dari berbagai macam institusi seperti BNL patent hingga konsep-konsep bisnis yang dipresentasikan oleh para mahasiswa peserta (yang kebanyakan dari jurusan teknik) saya semakin sadar akan pentingnya konsep technopreneurship di dalam dunia pendidikan Indonesia. Namun yang perlu dipertanyakan adalah, bagaimana caranya kita memasukkan konsep technopreneurship ini di dalam dunia pendidikan Indonesia? Ada yang tahu? Mungkin salah satu alternatifnya adalah mempertemukan antara mahasiswa jurusan teknik dengan mahasiswa jurusan bisnis.

Bapak David Sukardi Kodrat dalam Orasinya
Problem yang dihadapi oleh mahasiswa teknik di Indonesia sejauh ini tak jauh

Technopreneurship Week Day 2nd : Pentingnya Technopreneur untuk Kemajuan Indonesia

Setelah hari pertama Technopreneurship Week kemarin saya akhirnya paham akan perbedaan Invention dengan Discovery, pada hari kedua acara ini temanya lebih mengglobal mencakup keseluruhan aspek pembangunan Indonesia.

Ir. Toni Antonio Berorasi
Dalam pidatonya di hari kedua, Bapak Ir. Toni Antonio M. Eng selaku rektor Universitas Ciputra berorasi bahwa technopreneur adalah sumber kesejahteraan masa kini dan masa yang akan datang. Di tangan merekalah ilmu pengetahuan  dan teknologi berubah wujud menjadi kesejahteraan. Di tangan mereka pula kekayaan alam berubah bentuk menjadi produk-produk yang akan meningkatkan kualitas kehidupan dan bernilai tinggi.

Hal yang paling penting yang perlu dicatat, technopreneur selalu memikirkan innovative firm atau perusahaan yang menawarkan produk/jasa baru, atau cara baru

Senin, 07 Februari 2011

Technopreneurship Week Day 1st : Discovery VS Invention

Pembukaan Bersama Technopreneurship Week

Pernah mendengar kata Technopreneur?  Istilah ini sebenarnya berasal dari dua kata dasar yang merujuk pada kata “technology” dan “entrepreneur”. Dan tentu saja, istilah technopreneur ini sudah selayaknya disematkan kepada para entrepreneur atau wirausahawan yang bergerak di bidang technologi atau mereka yang berwirausaha dengan menyisipkan unsur technologi dalam rangka mendapatkan added value pada